Setiap hari ada peristiwa. Terlalu banyak untuk kita lihat, untuk kita tahu,
untuk kita hunjam ke dada sebagai perasaan, untuk kita tafsirkan darinya apa-apa pengajaran.
Masih manusia hidup membersamai pilihan,
pilihan untuk melihat, pilihan untuk mengetahui, pilihan untuk merasakan, pilihan untuk menafsirkan.
Ini antara mengapa manusia perlu panduan, mengapa manusia perlu Tuhan.
" Setiap hari ada ikan disambar helang
ada singa membaham kijang
ada buaya menerkam kerbau.
Tak semua kejam harus dirisaukan
tak semua nyawa mesti diselamatkan,"
ujar sang kancil selepas dewasa.
Kata si pandir ditimpa usia,
" Semasa helang menyambar
singa menerkam dan buaya membaham
semut-semut terus tekun membina kota
anai-anai tetap bercita menongkat menara
lebah-lebah mulai mewah menempa emas."
Alam memenuhi kehendaknya
manusia melurusi impiannya.
Sebelum kita hadir
keadilan telah sedia
berjalan dan sempurna
setelah kita lahir
keadilan mengenal warna
tercabar dan bermakna.
