06 September 2014

Dua Kata buat Renungan

Saya petik dari muka-muka awal Mukaddimah Ibnu Khaldun terjemahan Pustaka Al Kautsar,

I

" Sementara kerajaan dan kekuasaan merupakan pasar dunia. Kepadanyalah ilmu-ilmu dan keahlian didatangkan, di dalamnya hikmah-hikmah yang hilang dicari, dan kepadanyalah kenderaan-kenderaan riwayat dan berita dikendalikan. Sesuatu yang laku di sana, tentu akan laku di semua tempat.

Jika kerajaan menjauhkan diri dari sikap sewenang-wenang, kezaliman, kebodohan, sifat-sifat yang hina, dan menempuh jalan yang lurus, maka yang laku adalah emas yang murni dan perak yang bersih. Namun jika kerajaan bertindak secara pragmatis, berpihak kepada orang-orang dengki dan menjalinkan kerjasama dengan makelar-makelar kebatilan dan kesesatan, maka yang laku adalah sesuatu yang buruk dan palsu."


II

" Analogi dan peniruaan dalam kehidupan manusia adalah peristiwa alami yang sudah terkenal. Adalah sebuah kesalahan ketika anda menceritakan sejarah namun melupakan maksud dan tujuannya. Terkadang seseorang mendengar banyak sejarah orang terdahulu, namun ia tidak bisa menangkap adanya perubahan-perubahan keadaan. Ia memahaminya secara dangkal lalu menyamakannya dengan yang sudah ia saksikan. Padahal bisa jadi perbezaan antara keduanya sangat jauh sehingga ia terjerumus kepada kesalahan."



Untuk satu, tentang kekuasaan sebagai pasar yang menentukan nilai murah mahalnya barangan.

Untuk dua, tentang sejarah dan tujuannya, manusia dan helahnya.



03 September 2014

Nota Minggu Ke-2 Surgery

Jannatularif, Granada, 2012


Aku ingin tahu
apakah warna cahaya
bagaimana ia menghimpun semua
namun terlihat biasa.

Aku ingin tahu
apakah rahsia jiwa
bagaimana ia melerai rasa
namun masih bermakna.

27 August 2014

Salam Abdullah

kami pernah sama-sama muda
dan bercinta dengan dunia.


______________________________

Sale dah nak kahwin.
Cis.
Gembira.
Sedih jugak.

Sepanjang lima tahun di Jordan, Sale adalah kawan, sahabat yang...
entah, bes la. 

Semoga selamat semuanya, le.


Kami relakan kau pergi.
haha!


26 August 2014

Surgery



Sori, gambar sudut yang tak menyelerakan. Ni saya selongkar lecture notes lama, untuk cari semula nota Surgery tahun empat.

Tadi siang round dengan Dr Mohd Khammash, mengimbau kenangan round kali pertama masuk alam klinikal. Dr masih stylo dan baik. Tapi 'tak usah kau terangkan ku tahu', all the malignancies are coming!

Jadi, itulah. Saya merangkak semula dalam timbunan kertas, mencari nota Surgery. Rupanya, banyak lagi penemuan pelik (bagi saya). Puisi-puisi dan catatan lama pada muka belakang, pada bucu kertas, yang selalunya tiada kaitan langsung dengan nota, tapi tentu berkaitan langsung dengan apa yang saya rasa. Atau, nyaris-nyaris.





Ok. Yang last ni tipu. Bukan jumpa dalam timbunan, tapi dari 'catatan' dinding.

Moga-moga round Surgery kali ni berjalan lancar. 
Doktor manis-manis, kita pun seronok belajar. Ha


24 August 2014

Padamu Jua

PADAMU JUA
Amir Hamzah



           Habis kikis
           segala cintaku hilang terbang
           pulang kembali aku padamu
           seperti dahulu

           Kaulah kandil kemerlap
           pelita jendela di malam gelap
           melambai pulang perlahan
           sabar, setia selalu.

           Satu kekasihku
           aku manusia
           rindu rasa
           rindu rupa.

           Di mana engkau
           rupa tiada
           suara sayup
           hanya kata merangkai hati

           Engkau cemburu
           engkau ganas
           mangsa aku dalam cakarmu
           bertukar tangkap dengan lepas

           Nanar aku, gila sasar
           sayang berulang padamu jua
           engkau pelik menarik ingin
           serupa dara di balik tirai

           Kasihmu sunyi
           menunggu seorang diri
           lalu waktu - bukan giliranku
           mati hari - bukan kawanku...

           
       ____________________________________________

Rangkap feveret saya,

Engkau cemburu
engkau ganas
mangsa aku dalam cakarmu

bertukar tangkap dengan lepas



Setiap kali baca puisi ini, khususnya rangkap ini, lebih-lebih lagi pada kata 'tangkap-lepas, tangkap-lepas', saya akan teringat baris ayat, dari Ali Imran




(Ingatlah) pada hari (ketika) setiap jiwa mendapatkan (balasan) atas kebajikan yang telah dikerjakan dihadapkan kepadanya, (begitu juga balasan) atas kejahatan yang telah dia kerjakan. Dia berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dia dengan (hari) itu. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya. Allah Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya. 


The Day every soul will find what it has done of good present [before it] and what it has done of evil, it will wish that between itself and that [evil] was a great distance. And Allah warns you of Himself, and Allah is Kind to [His] servants."


Gila. Macam mana ntah.
Tapi, macam tu lah. 


22 August 2014

Bunga



mengapa cemburu pada masa?
ia juga tak punya selamanya.

18 August 2014

Aku tau lusa exam, tapi...





Cuba bayangkan langit ni sekarang penuh bintang
dan siang tetap terang.

Sebutir
bintang dan pasir merah
segulir
debu dan mata basah.

Teduhlah dari kemungkinan.